Berkongsi berita sedih yang berlaku awal tahun ini, pelakon Indonesia, Kevin Andrean reda apabila kediamannya dinaiki air akibat bencana banjir setinggi empat meter.

Sekali gus, ia menyebabkan beberapa kerosakan perabot serta bekalan elektrik turut terputus.

“Sedikit ceritaku di Tahun Baru 2020. Setelah ulang tahun di tgl 31 Desember 2019 pas tahun baru di tgl 1 Januari 2020 nya rumahku terkena musibah banjir besar setinggi 4 meter yang menenggelamkan seluruh area rumahku dan sekitarnya.

“Ada 3 keluarga yang mengungsi dirumah karena tidak punya lantai 2, semuanya kelaparan karena tidak ada bala bantuan makanan di banjir hari pertama karena arus yang sangat kencang sehingga tidak memungkinkan tim SAR mengirimkan perahu karet ataupun makan2an.

“Semua barang2 interior di lantai 1 hancur lebur… Sofa, Kulkas, Dispenser, Kasur, Lemari, Kitchen Set, DLL. Serta 1 mobil juga ikut terendam banjir,” kongsinya.

Sudah memasuki beberapa hari mengalami bencana alam itu, pelakon filem The Sinking of Van Der Wijck itu menerima dugaan dengan reda.

“Kondisi sekarang hari ke 3 banjir alhamdulillah sudah surut dan bala bantuan seperti makanan, minuman sudah ada. tetapi saat ini menyisakan lumpur yang sangat tebal setinggi lutut dan susah sekali dan tidak bisa untuk di bersihkan, Listrik pun masih padam hingga hari ini.

“Perlu waktu 1 bulan sampai 2 bulan untuk recovery, bebenah dan beberes dalam kondisi pasca banjir seperti ini.

“Akses jalan pun menuju depan rumah belum bisa di lewati karena lumpur yang tebal sehingga motor dan mobil pribadi tidak bisa lewat dan datang kedepan rumah.

“Saat ini kami tinggal menunggu pemerintah Kabupaten Bogor, pemerintah Jawa Barat dan Pemerintah Pusat dengan sabar membantu memulihkan akses jalan, karena tidak bisa hanya mengandalkan tenaga ataupun kemampuan warga untuk menyelsaikannya.

“Well.. apapun yang terjadi alhamdulillah tetap bersyukur dan berterima kasih pada Tuhan masih diberi kesehatan, usia, keluarga, pasangan, saudara, sahabat2 yang saling mengasihi dengan tulus.

“Alhamdulillah.

“Thank you Universe and welcome 2020 with Love. #geser untuklihatfoto2nya #banjir #banjir2020,” tulisnya sambil disertakan beberapa keping foto sekitar kesan bencana.

View this post on Instagram

Sedikit ceritaku di Tahun Baru 2020. 🙏🏻 Setelah ulang tahun di tgl 31 Desember 2019 pas tahun baru di tgl 1 Januari 2020 nya rumahku terkena musibah banjir besar setinggi 4 meter yang menenggelamkan seluruh area rumahku dan sekitarnya. Ada 3 keluarga yang mengungsi dirumah karena tidak punya lantai 2, semuanya kelaparan karena tidak ada bala bantuan makanan di banjir hari pertama karena arus yang sangat kencang sehingga tidak memungkinkan tim SAR mengirimkan perahu karet ataupun makan2an. Semua barang2 interior di lantai 1 hancur lebur.. Sofa, Kulkas, Dispenser, Kasur, Lemari, Kitchen Set, DLL. Serta 1 mobil juga ikut terendam banjir. Kondisi sekarang hari ke 3 banjir alhamdulillah sudah surut dan bala bantuan seperti makanan, minuman sudah ada. tetapi saat ini menyisakan lumpur yang sangat tebal setinggi lutut dan susah sekali dan tidak bisa untuk di bersihkan, Listrik pun masih padam hingga hari ini. Perlu waktu 1 bulan sampai 2 bulan untuk recovery, bebenah dan beberes dalam kondisi pasca banjir seperti ini. Akses jalan pun menuju depan rumah belum bisa di lewati karena lumpur yang tebal sehingga motor dan mobil pribadi tidak bisa lewat dan datang kedepan rumah. Saat ini kami tinggal menunggu pemerintah Kabupaten Bogor, pemerintah Jawa Barat dan Pemerintah Pusat dengan sabar membantu memulihkan akses jalan, karena tidak bisa hanya mengandalkan tenaga ataupun kemampuan warga untuk menyelsaikannya. Well.. apapun yang terjadi alhamdulillah tetap bersyukur dan berterima kasih pada Tuhan masih diberi kesehatan, usia, keluarga, pasangan, saudara, sahabat2 yang saling mengasihi dengan tulus. Alhamdulillah… Thank you Universe and welcome 2020 with Love. 😇🙏🏻❤️✨ #geser👉🏼untuklihatfoto2nya #banjir #banjir2020

A post shared by Kevin Andrean (@kev_andrean) on

Sementara itu, Kevin dilihat tenang menjamu makanan di halaman rumahnya meski bencana banjir lumpur melanda kawasannya itu.

Terdahulu, beberapa daerah Jawa Barat mengalami banjir lumpur antaranya Villa Nusa Indah, Bojongkulur, Gunungputri dan Kabupaten Bogor.

Foto: Instagram Kevin Andrean, DetikNews